Berita

Mbak Tutut  Turut serta dalam Semarak Asian Games 2018

Mbak Tutut Turut serta dalam Semarak Asian Games 2018

  • 4 months ago
  • Pemuda dan Olahraga

JAKARTA — Siti Hardiyanti Rukmana atau akrab disapa Mbak Tutut (Ketua Dewan Pembina Pengurus Besar Perserikatan Baseball-Softball Seluruh Indonesia), memberikan apresiasi kepada para atlet baseball dan softball, telah berjuang memberikan yang terbaik untuk Indonesia pada pesta Asian Games 2018.

Ketua Dewan Pembina PB Perbasasi, Siti Hardiyanti Rukmana atau Mbak Tutut saat memberikan sambutan pada acara ramah tamah di rumahnya di Menteng, Jakarta, Selasa (4/8/2018) malam – Foto: Sri Sugiarti

Mbak Tutut menegaskan, Menjadi juara  bergantung kepada usaha dari diri kita sendiri. Dengan usaha yang keras dan tidak putusa asa dalam berlatih, insha Alloh kita bisa menjadi Juara

Sebaliknya, Beliau melanjutkan, kalau kita malas berlatih, maka kita tidak akan menjadi juara. Jadi semua tergantung dari keinginan, harapan dan kemauan kita. Untuk itu beliau menghimbau agar para atlet agar senantiasa berusaha dan berlatih untuk terus meningkatkan kualitas dan menjadi Juara. “Jika berhenti berlatih pasti kita akan kehilangan waktu. Maka kita harus terus berlatih jika ingin meraih juara,” dorong Mbak Tutut.

Dalam pertemuan tersebut, Mbak Tutut juga tidak lupa menyampaikan rasa terimakasihnya atas pencapaian para atlet dalam Asian Games 2018 ini.

“Terima kasih atas perjuangan kalian, sehingga sekarang sudah naik peringkatnya, untuk putri (tim softball) sekarang sudah rangking 6 Asian, sedangkan putra (tim baseball) rangking 7 Asian Games. Ini sangat luar biasa,” kata Mbak Tutut saat ramah tamah di hadapan para atlet dan pelatih usai pesta Asian Games 2018, di rumahnya di Jalan Adiwinata, Menteng, Jakarta, Selasa (4/9/2018).

Pada kesempatan ini, Mbak Tutut juga menyampaikan rasa senangnya dipanggil “Bude” oleh para atlet baseball-sofball dan pelatihnya. Sebutan ini menurutnya, menjadikan lebih dekat seperti layaknya keluarga. Begitu pula saat dirinya berada di tengah-tengah anggota Kirab Remaja, Mbak Tutut dipanggil Bunda. Sebutan bunda ini juga memberi warna kekeluargaan.

Untuk meraih juara, menurutnya, memang semua atlet harus rajin berlatih tidak hanya di cabang olahraga softball dan baseball. Tapi juga di semua cabang olahraga, seperti di badminton pastinya demikian.

Jadi tegas Mbak Tutut, kembali lagi terpulang kepada hati nurani kita masing-masing. Dan juga tentunya tergantung pengurusnya dalam membimbing keluarganya ini untuk menjadi juara atau tidak.

 “Sekali lagi, saya ucapkan terimakasih atas perjuangan kalian. Saya yakin kalian sudah berjuang semaksimal mungkin untuk Indonesia,” ujarnya.

Kembali Mbak Tutut atau Bude Tutut dalam candanya kepada para atlet, bahwa dirinya sengaja mengundang mereka ramah tamah ini dalam rangka perbaikan gizi usai segala larangan makanan saat Asian Games.

“Memang saya sediakan karena untuk memperbaiki gizi. Jadi jangan berhenti makan ya sampai kenyang. Malam ini silahkan bergembira, nyanyi dan nari juga boleh. Asal jangan berdiri di atas meja ya,” kata Mbak Tutut disambut gelak tawa para atlet.

Sumber : Cendana News

     

Komentar

blog comments powered by Disqus