Berita

Berikan Suara, HMP Berharap Pemimpin Terpilih Bawa Perubahan Indonesia

Berikan Suara, HMP Berharap Pemimpin Terpilih Bawa Perubahan Indonesia

  • 1 month ago
  • Isu Nasional

Pesta demokrasi yang telah ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Seluruh warga Indonesia hari ini, Rabu (17/4) berbondong-bondong datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah rumah mereka masing-masing. Sejak pagi warga bergegas untuk memberikan hak pilihnya dalam Pileg dan Pilpres 2019 ini. Begitu pun dengan keluarga besar alm. HM. Soeharto.

Selang beberapa menit Tutut Soeharto meninggalkan TPS 02 yang di terletak di Jl. Cendana, Menteng, Jakarta Pusat, TPS 02 kedatangan Ketua Umum Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra atau akrab disapa Tommy Soeharto. Dengan mengenakan batik bernuansa orange, HMP pun siap menggunakan hak pilihnya dalam Pileg dan Pilpres 2019.

Selepas memberikan suaranya, HMP bergegas menyapa rekan-rekan media yang sudah menunggunya. Ketika ditanya mengenai kesannya dalam Pemilu 2019 ini, HMP bersyukur karena pelaksanaan Pileg dan Pilpres tahun 2019 ini berjalan lancar, pemilihan dapat berlangsung secara jujur dan adil serta semua orang dapat menerima apapun nanti hasilnya.

"Alhamdulillah semua lancar, mudah-mudahan pemilihan yang jurdil bisa diwujudkan dan semua orang bisa menerima apapun hasilnya," ungkap HMP.

Lebih lanjut, HMP juga berharap kelak siapapun pemimpin yang terpilih nantinya bisa membawa perubahan Indonesia ke arah yang lebih baik.

"Ya..mudah-mudahan bisa membawa Indonesia lebih baik lagi ke depannya," ujar HMP.

Sementara itu, ketika ditanya mengenai pelaksanaan pemilu mulai dari awal kampanye hingga pemungutan suara, HMP menyatakan bahwa hal tersebut sulit diungkapkan. Karena di dalam beberapa event kampanye telah berjalan dengan baik. Namun, dirinya menyayangkan di akhir kampanye dicederai dengan hal-hal yang kurang demokratis, seperti penyuapan, pencoblosan sebelum pemilu yang seharusnya tidak terjadi.

“Saya kira sulit diungkapkan karena memang di dalam beberapa event, semua berjalan baik seperti kampanye dan segala macam. Tapi pada waktu akhir kampanye dicederai dengan hal-hal yang kurang demokratis seperti kejadian penyuapan, kejadian pencoblosan sebelum pemilu, sebenarnya itu seharusnya tidak terjadi,” jelas HMP.

Selepas memberikan suara dan menyapa teman-teman media, HMP pun mengakhiri dengan menunjukkan jari kelilingnya sebagai bukti partisipasi aktif dalam Pesta Demokrasi tahun ini. Kemudian bergegas meninggalkan TPS.

 

         

Komentar

blog comments powered by Disqus