Berita

Bukan Kembali Ke Masa Lalu Tetapi Melanjutkan Program HM. Soeharto

Bukan Kembali Ke Masa Lalu Tetapi Melanjutkan Program HM. Soeharto

  • 6 months ago
  • Pernyataan Politik

Kerinduan terhadap HM.Soeharto tak bisa dibendung lagi. Dalam pemberitaan sebelum - sebelumnya, oleh tokoh Berkarya khususnya keluarga Cendana yang diapresiasi dan dieluk - elukan oleh masyarakat di tempat kunjungan menjadi catatan tersendiri.

Di daerah Sumber Jaya, Banten, daerah terdampak tsunami contohnya. Disaat Humpuss yang merupakan perusahaan dibawah kepemimpinan Hutomo Mandala Putra, salah seorang ibu - ibu terharu dan menyatakan bahwa dirinya sangat kehilangan sosok Soeharto.

Siti Hardiyanti Rukmana pada kunjungan ke Tasikmalaya dan Garut pun menyampaikan betapa masyarakat sangat merindukan sosok kepemimpinan HM. Soeharto. Mereka menyambut dengan hangat dan bangga atas kedatangan para putri HM. Soeharto.

Siti Hediyati Hariyadi atau Titiek Soeharto disambut dengan yel - yel Soeharto saat berkunjung ke Jawa Tengah. Mendengar sambutan dan melihat antusiasme para Kader, Caleg, dan Simpatisan tersebut, Titiek mengaku seperti mendapat suntikan tenaga untuk melanjutkan perjuangan dan cita-cita mendiang orang tuanya yang belum terealisasi.

"Semangat Orde Baru dalam Partai Berkarya untuk mewujudkan cita-cita Pak Harto menyelesaikan masalah-masalah yang ada di masyarakat," ungkap Titiek.

Bukan mengagung - agungkan secara berlebihan, atau mengkultuskan individu. Tutut Soeharto sempat menyampaikan bukanlah kembali ke masa lalu tetapi melanjutkan program - program dari HM. Soeharto yang belum selesai, sesuai dengan Trilogi Pembangunan untuk Indonesia Tinggal Landas.

Putri sulung dari HM. Soeharto menegaskan dalam cuitannya melalui akun @TututsSoeharto49 bahwa Partai yang diinisiasi oleh adiknya, Hutomo Mandala Putra tidak akan menjual nama ayahnya untuk membesarkan partai.

Namun, wanita berjiwa muda yang akrab dengan kegiatan Kirab Remaja Nasional ini menegaskan program-program yang baik dari Soeharto akan diperjuangkan.

"Namun demikian Berkarya tidak akan menjual nama Bapak dan Ibu… Kami (keluarga) tidak akan menjual nama bapak untuk membesarkan Berkarya.

Bahwa Berkarya akan berusaha melanjutkan program-program yang baik dari Bapak, hal itu memang yang akan diperjuangkan," cuit Tutut.

Tak lupa, Tutut berterima kasih pada masyarakat Indonesia saat memperingati hari meninggalnya Jenderal Besar ini. “Alhamdulillah masih banyak masyarakat Indonesia yang mendoakan almarhum Pak Harto dan almarhumah Ibu Tien. Ini mengharukan bagi keluarga kami. Mereka masih menghormati, menyayangi dan mencintai orang tua kami. Ini luar biasa, terimakasih,” kata Tutut Soeharto

 

         

Komentar

blog comments powered by Disqus