Berita

Cipta Pratama, Bukti Kecintaan Ibu Tien Soeharto Atas Budaya Indonesia

Cipta Pratama, Bukti Kecintaan Ibu Tien Soeharto Atas Budaya Indonesia

  • 10 days ago
  • Pernyataan Politik

Masud Thoyib Jayakarta Adiningrat, Mantan Manager Budaya Taman Mini Indonesia Indah (TMII), menyebut Ibu Negara, Raden Ayu Fatimah Siti Hartinah atau Ibu Tien Soeharto adalah sosok pemakarsa TMII. Beliau mendapatkan penghargaan dari Mendagri Amir Mahmud, saat TMII diresmikan pada 1975.

TMII yang diresmikan oleh Mantan Presiden ke-2 Indoensia Jenderal Besar HM Soeharto, menjadi museum miniatur Indonesia. “Ibu Tien Soeharto mendapat penghargaan, gelar Cipta Pratama dari Menteri Dalam Negeri, Amir Mahmud,” ungkap Masud pada talkshow bertajuk, Ibu Tien dan Pemikirannya Tentang Museum di TMII, Minggu 28 Oktober 2018.

Pembangunan TMII yang diprakarsai oleh Ibu Tien Soeharto tanpa disadari membangun suatu kebudayaan bangsa dan wawasan ilmu pengetahuan. “Seperti cita-cita Beliau, TMII adalah gambaran atau representasi dari masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang bagi bangsa Indonesia,” jelas Masud.

Ia pun menambahkan, Ibu Tien Soeharto merupakan sosok yang selalu berpikir besar dan maju ke depan. Hanya saja, terkadang pemikiran cemerlang Ibu Tien dengan ide dan visi yang bagus tersebut, terkadang tidak mudah dipahami oleh masyarakat umum.Hal tersebut terlihat pada waktu pembangunan TMII, banyak yang mendemo ide cemerlang Ibu Tien. Namun kepada pendemo, Ibu Tien malah mengucapkan terima kasih, karena dengan begitu, dirinya harus bekerja ekstra hati-hati. Begitupun kepada para pendukungnya, Ibu Tien mengucapkan terima kasih.

Oleh sebab itu, Ibu Tien bertekad, untuk mewujudkan TMII dengan hati yang ikhlas dan lurus, untuk kemajuan bangsa Indonesia. Untuk mewujudkan mimpi Ibu Tien itu, menurut Masud, ada dua kunci, yaitu kreatif dan militan. “Kreatif dikaitkan militan, dengan Cipta Pratama, yakni harus berpikir terus, sesuatu yang baik, tetapi secara militan, harus diwujudkan tidak sekedar hanya proposal nanti jadi atau tidak?,” ungkap Masud.

Seperti kita tahu, sosok Ibu Tien sebagai istri presiden tidak hanya sebatas mendampingi mantan presiden RI ke-2 HM. Soeharto. Jika HM Soeharto memikirkan pembangunan negara, maka Ibu Tien Soeharto memikirkan pembangunan spiritual yang bentuknya budaya. Oleh sebab itu, Ibu Tien pernah mengatakan, kebudayaan adalah budi daya daya manusia, dan untuk memenuhi kebutuhan lahir maupun batin.

Sumber : cendananews.com (dengan beberapa penyesuaian)

     

Komentar

blog comments powered by Disqus