Berita

Di Temanggung, Tutut Prihatin Atas Kondisi Petani

Di Temanggung, Tutut Prihatin Atas Kondisi Petani

  • 9 months ago
  • Pernyataan Politik

Dalam setiap kunjungannya ke berbagai daerah di Indonesia, Siti Hardiyanti Rukmana pun merasa prihatin atas kondisi saat ini, terutama masalah kesejahteraan petani dan juga pelaku UMKM.

Hal tersebut terlihat saat putri sulung Presiden kedua RI, HM Soeharto tersebut berdialog langsung dengan para petani Temanggung, dalam acara silaturahmi ‘Ekodaya Ibu Tutut Soeharto bersama masyarakat Temanggung’, di kawasan lereng Gunung Sumbing, Dusun Bangsulan, Kemloko, Tembarak, Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (16/2/2019).

Kehadiran tokoh wanita nasional yang akrab dengan Kirab Pemuda tersebut didampingi oleh Siti Hutami Endang Adiningsih (Mamiek Soeharto) dan  Retnosari Widowati Harjojudanto (Eno Sigit) dan Tutut Soeharto selalu memperlihatkan keakrabannya dan kedekatannya dengan rakyat banyak saat berdialog dan bercengkrama bersama para petani. Ia bahkan langsung memanggil para petani untuk maju ke panggung, dan mengajaknya berdialog terkait keluhan dan kesulitan mereka.

“Temanggung itu kan selama ini dikenal sebagai kota tembakau. Tembakau Temanggung terkenal hingga ke seluruh dunia. Karena merupakan penghasil tembakau terbaik. Daunnya besar dan tahan terhadap hama. Tapi, melihat kondisi seperti sekarang ini saya jadi sedih,” ujar Tutut Soeharto yang juga selalu tanpa batas dan jarak saat berdialog dengan para peserta yang hadir.

Para petani tembakau di Desa Kemloko, mengungkapkan kesulitan mereka selama beberapa tahun terakhir, karena terus merugi. Selain kerap gagal panen karena pengaruh cuaca dan serangan hama, adanya permainan tengkulak dan monopoli perdagangan tembakau membuat para petani tak bisa berbuat banyak.

         

Komentar

blog comments powered by Disqus