Berita

HMP Tekankan Ekonomi Kerakyatan Dalam Acara Panen Raya di Desa Suka Sirna, Cianjur

HMP Tekankan Ekonomi Kerakyatan Dalam Acara Panen Raya di Desa Suka Sirna, Cianjur

  • 4 months ago
  • Kesejahteraan Rakyat

Masih dalam kunjungannya ke beberapa daerah di Indonesia, kali ini Hutomo Mandala Putra atau akrab disapa Tommy Soeharto yang merupakan Ketua Umum Partai Berkarya melakukan panen raya padi di Desa Suka Sirna, Kec. Sukaluyu, Kab. Cianjur, hari ini Senin (25/3). Dalam kunjungan kali ini, HMP didampingi oleh Kader Berkarya Dapil Jawa Barat 3 Kab. Cianjur dan Kota Bogor.  

Acara yang dimulai sejak pagi hari ini juga dihadiri oleh kelompok tani, nelayan, peternak dan UKM. Acara dibuka dengan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan dan mars Partai Berkarya. Dalam sambutannya HMP mengungkapkan bahwa salah satu hal yang diperjuangkan oleh Partai Berkarya adalah ekonomi kerakyatan yaitu program dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Salah satunya adalah dengan menggunakan pupuk cair hipernano Bregadium untuk penanaman padi.

"Jadi kita berjuang mulai dengan yang namanya ekonomi kerakyatan yakni ekonomi yang berbasis dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakrat.  Dan sebetulnya yang ditangani masyarakat di perdesaan dan di kota itu yang akan kami kembangkan, kita menyebutnya kearifan lokal, yakni budaya atau kebiasaan yang dilakoni oleh masyarakat di daerahnya masing-masing itu akan dipertahankan, yang ada kita revitalisasi dan ditingkatkan hasil produksinya," ungkap HMP.

Lebih lanjut, HMP juga mengatakan bahwa selama 21 tahun reformasi, sektor pertanian terabaikan. Tak hanya itu, kesejahteraan masyarakat, utamanya petani menjadi relatif turun. Sementara produk pertanian tak berdaya dan menjadi produk kelas di tengah serbuan produk dari negara lain. Untuk itu, HMP menegaskan bahwa kesejahteraan rakyat terutama petani, nelayan, buruh dan kalangan masyarakat kecil lainnya yang menjadi fokus partainya tagline "Indonesia Berkarya". Karena sekarang sudah saat Partai Berkarya bangkit dan memberi solusi kepada negeri.

“Banyak fakta yang kami lihat di kehidupan sehari-hari dan kesempatan bertemu untuk bersambung rasa dengan para petani, nelayan, buruh, dan kalangan masyarakat lainnya, membuat kepedulian kami bangkit. Kami merasa sudah saatnya Partai Berkarya bangkit dan memberi solusi kepada negeri,” terang HMP.

Sementara itu, HMP juga menegaskan bahwa partainya berkomitmen untuk memberi solusi dan bukti, bukan janji. Salah satunya yakni dengan meningkatkan produksi pangan nasional dan kesejahteraan para petani, dengan mengeluarkan produk pupuk organik cair hipernano yang diberi nama Bregadium. Itulah yang menjadi salah satu sumbangan Partai Berkarya. Pada panen raya yang digelar di Desa Sukasirna, Kecamatan Sukaluyu, Cianjur, terbukti hasil produksi per hektare lahan garapan para petani binaan Partai Berkarya jauh di atas rata-rata produksi tanaman padi per hektare, umumnya. Jika umumnya per hektare tanaman padi menghasilkan rata-rata 5 ton, namun rata-rata hasil produksi petani binaan Berkarya mencapai 10,8 ton gabah per hektarenya. Dan, di Desa Sukasirna, mencapai 6 ton, melebihi capaian nasional.

“Kenaikan lebih dari 70 persen hasil panen, apalagi pupuk ini pun organik, jadi para petani pun sebenarnya bisa menjual hasil panennya sebagai beras organik, yang tentu memiliki harga jauh lebih tinggi,” jelas HMP.

Selain praktis, hemat, dan dapat meningkatkan hasil panen. Pupuk tersebut juga bisa dikatakan pupuk yang ramah lingkungan, menjaga dan memperbaiki kesuburan tanah, serta menghemat pengeluaran. Terakhir, HMP meminta supaya para Caleg Partai Berkarya dapat menyosialisasikan program ekonomi kerakyatan.

 

         

Komentar

blog comments powered by Disqus