Berita

Jelang Sidang Gugatan PHPU di MK, KPU Temanggung Tengah Siapkan Alat Bukti

Jelang Sidang Gugatan PHPU di MK, KPU Temanggung Tengah Siapkan Alat Bukti

  • 1 month ago
  • Isu Daerah

Menghadapi sidang gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pileg 2019 yang diajukan oleh beberapa partai politik membuat pihak Komisi Pemilihan Umum di berbagai daerah tengah bersiap-siap dalam menghadapi sidang gugatan tersebut. Sidang yang diselenggarakan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) ini akan segera berlangsung dalam waktu dekat.

Hal tersebut membuat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Temanggung mengaku saat ini tengah menyiapkan alat bukti. Pasalnya, terdapat gugatan PHPU untuk pemilihan DPRI RI Daerah Pemilihan (Dapil) VI yang diajukan oleh beberapa partai, salah satunya Partai Berkarya.

Seperti yang disebutkan oleh Ketua KPU Temanggung, Muhammad Yusuf Hasyim yang tengah melengkapi alat bukti itu, tetapi masih tetap menunggu instruksi dari KPU Provinsi terkait alat bukti yang nantinya akan dibawa ke Jakarta. Sementara itu informasi yang didapatkan dari KPU Provinsi Jawa Tengah bahwa alat bukti tersebut akan diserahkan sekitar tanggl 3-5 Juli 2019. "Kami masih menunggu instruksi KPU Provinsi terkait kode alat bukti," ungkap Muhammad Yusuf Hasyim yang dilansir dalam suaramerdeka.com.

Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa penyampaian alat bukti itu juga masih perlu dikonsultasikan dengan provinsi Jawa Tengah. Untuk sejumlah alat bukti masih sama seperti sidang PHPU Pilpres yang telah terselenggara beberapa minggu ke belakang yakni formulir form C, DA, A1, DB, dan daftar hadir.

"Kalau kita cek dengan C1 plano, form C1 hologram, DA, DB dengan yang dipersoalkan kita sudah sesuai, artinya bukti kita baik dari C1 plano maupiun hologram sampai ke DB dengan yang dari pemohon itu sudah terpatahkan," tambahnya.

Sementara itu, Yusuf juga mengungkapkan mengenai sengketanya yakni masalah seslisih suara di beberapa tempat pemungutan suara (TPS). alau disandingkan data dari partai politik tersebut, menurut mereka ada yang kurang, ada yang suaranya lari ke calon lain, tetapi setelah dicek silang dengan C1, DA, dan DB sebenarnya sudah sesuai. Namun, karena hal itu merupakan kewajiban KPU, untuk itu pihaknya tetap menyajikan alat bukti ke MK.

"Akan tetapi karena kewajiban kami menyajikan alat bukti ke MK, maka tetap kami laksanakan," beber dia.

Untuk itu, meskipun adanya gugatan tersebut, pihak KPU akan berupaya untuk mempertahankan apa yang sudah dilaksanakan atau akan mempertanggungjawabkan apa yang sudah dilakukan. Hal tersebut dikarenakan yang menentukan final persoalan itu berada di sidang MK.

"Persoalan menang atau kalah itu nanti, kewajiban kita untuk mempertahankan," terangnya.

 

         

Komentar

blog comments powered by Disqus