Berita

Jelang Sidang PHPU Pileg 2019, MK Tetapkan Tiga Panel Hakim Konstitusi

Jelang Sidang PHPU Pileg 2019, MK Tetapkan Tiga Panel Hakim Konstitusi

  • 11 months ago
  • Isu Nasional

Sidang perdana sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pileg 2019 sebentar lagi segera digelar. Seperti disampaikan oleh juru bicara Mahkamah Konstitusi (MK) Fajar Laksono, setelah proses registrasi selesai, sidang sengketa PHPU baru akan digelar pada tanggal 9 Juli sampai tanggal 30 Juli. Sedangkan untuk putusan antara rentang waktu tanggal 6 sampai 9 Agustus 2019.

"Setelah registrasi, baru kami mulai tanggal 9 Juli sampai tanggal 30 Juli. Putusan antara rentang waktu 6 sampai 9 Agustus 2019," ungkap Fajar Laksono.

Lebih lanjut, MK telah menetapkan tiga panel hakim konstitusi yang akan memeriksa dan mengadili perkara PHPU untuk Pileg. Dari sembilan hakim konstitusi akan dibagi ke dalam tiga panel.

Selain itu, untuk menghindari konflik kepentingan pada saat menangani perselisihan hasil pemilihan legislatif, masing-masing hakim dilarang menangan perkara di daerah asalnya. Masing-masing panel terdiri dari hakim konstitusi yang merupakan keterwakilan dari Mahkamah Agung, Pemerintah, dan DPR.

Pada panel pertama diketuai oleh Ketua MK Hakim Konstitusi Anwar Usman, dengan anggota Enny Nurbaningsih dan Arief Hidayat. Anwar merupakan hakim konstitusi dengan lembaga pengusul MA, sementara Enny diusulkan oleh Presiden (pemerintah), Arief diusulkan oleh DPR.

Lalu, pada panel kedua diketuai oleh Wakil Ketua MK Aswanto dengan anggota Saldi Isra dan Manahan MP Sitompul. Aswanto merupakan hakim konstitusi yang diusulkan oleh DPR, sementara Saldi diusulkan oleh Presiden dan Manahan diusulkan oleh MA.

Sedangkan panel ketiga diketahui oleh Hakim Konstitusi I Dewa Gede Palguna dengan anggota Suhartoyo dan Wahiduddin Adams. Palguna merupakan hakim konstitusi yang diusulkan oleh Presiden. Sedangkan Suhartoyo diusulkan oleh MA dan Wahiduddin yang diusulkan oleh DPR.

 


Sumber : tribunnews.com dengan beberapa penyesuaian.

 

         
Jelang Sidang PHPU Pileg 2019, MK Tetapkan Tiga Panel Hakim Konstitusi

Jelang Sidang PHPU Pileg 2019, MK Tetapkan Tiga Panel Hakim Konstitusi

  • 11 months ago
  • Isu Nasional

Sidang perdana sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pileg 2019 sebentar lagi segera digelar. Seperti disampaikan oleh juru bicara Mahkamah Konstitusi (MK) Fajar Laksono, setelah proses registrasi selesai, sidang sengketa PHPU baru akan digelar pada tanggal 9 Juli sampai tanggal 30 Juli. Sedangkan untuk putusan antara rentang waktu tanggal 6 sampai 9 Agustus 2019.

"Setelah registrasi, baru kami mulai tanggal 9 Juli sampai tanggal 30 Juli. Putusan antara rentang waktu 6 sampai 9 Agustus 2019," ungkap Fajar Laksono.

Lebih lanjut, MK telah menetapkan tiga panel hakim konstitusi yang akan memeriksa dan mengadili perkara PHPU untuk Pileg. Dari sembilan hakim konstitusi akan dibagi ke dalam tiga panel.

Selain itu, untuk menghindari konflik kepentingan pada saat menangani perselisihan hasil pemilihan legislatif, masing-masing hakim dilarang menangan perkara di daerah asalnya. Masing-masing panel terdiri dari hakim konstitusi yang merupakan keterwakilan dari Mahkamah Agung, Pemerintah, dan DPR.

Pada panel pertama diketuai oleh Ketua MK Hakim Konstitusi Anwar Usman, dengan anggota Enny Nurbaningsih dan Arief Hidayat. Anwar merupakan hakim konstitusi dengan lembaga pengusul MA, sementara Enny diusulkan oleh Presiden (pemerintah), Arief diusulkan oleh DPR.

Lalu, pada panel kedua diketuai oleh Wakil Ketua MK Aswanto dengan anggota Saldi Isra dan Manahan MP Sitompul. Aswanto merupakan hakim konstitusi yang diusulkan oleh DPR, sementara Saldi diusulkan oleh Presiden dan Manahan diusulkan oleh MA.

Sedangkan panel ketiga diketahui oleh Hakim Konstitusi I Dewa Gede Palguna dengan anggota Suhartoyo dan Wahiduddin Adams. Palguna merupakan hakim konstitusi yang diusulkan oleh Presiden. Sedangkan Suhartoyo diusulkan oleh MA dan Wahiduddin yang diusulkan oleh DPR.

 


Sumber : tribunnews.com dengan beberapa penyesuaian.

 

         

Komentar

blog comments powered by Disqus