Berita

Ke Depan, HMP Ingin Jadikan Papua Sebagai Lumbung Pangan Nasional dan Jadi Pengekspor Pangan

Ke Depan, HMP Ingin Jadikan Papua Sebagai Lumbung Pangan Nasional dan Jadi Pengekspor Pangan

  • 2 months ago
  • Isu Daerah

Banyak upaya yang dapat dilakukan untuk Indonesia kembali kepada swasembada dan meningkatkan produktivitas para petani di Indonesia. Meski tak mudah, namun hal tersebut dapat terulang seperti pada masa pemerintahan mantan Presiden RI ke-2, HM. Soeharto, yakni dengan melakukan inovasi dalam hal pertanian.

Dengan adanya inovasi tersebut, tentu hasil pertanian dalam meningkat dan bersamaan dengan hal tersebut kesejahteraan masyarakat petani pun akan meningkat. Inovasi itulah yang belum lama ini dilakukan oleh Hutomo Mandala Putra atau akrab disapa Tommy Soeharto yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Berkarya. Salah satu program yang dijalani oleh HM. Soeharto ialah Pilot Project.
Melalui program yang sedang dijalani oleh dirinya, HMP menargetkan akan adanya kenaikan produktivitas padi pada lima tahun ke depan. Tentunya hal ini merupakan salah satu upaya untuk meraih swasembada beras dan juga untuk meningkatkan ekonomi para petani.

Tak hanya itu, terkait pencalonan HMP sebagai Calon Legislatif DPR RI Dapil Papua dalam Pemilu 2019 menyatakan bahwa dirinya ingin memperjuangkan pembangunan ekonomi di Papua. HMP berpendapat bahwa di Papua penuh dengan tantangan dan perlu mendapat perhatian di sektor perekonomian. Untuk itu, dirinya akan mengusung program ekonomi kerakyatan dalam usaha untuk meningkatkan dan mengembangkan potensi perekonomian untuk masyarakat Papua. Sebab, HMP berharap ke depan Papua dan semakin maju dan lebih baik dari provinisi lain, karena Papua bisa jadi contoh baik di lumbung pangan nasional dan ke depan bisa jadi pengekspor pangan.

"Kita ingin Papua lebih maju lagi di masa datang dan saya yakin bisa lebih baik dari provinsi lain, karena Papua bisa jadi contoh baik di lumbung pangan nasional dan bisa menjadi pengekspor pangan. Bwgitu juga dengan sektor peternakan unggas, sapi dan lainnya," terang HMP seperti yang dilansir dalam indonesiainside.id.

Tak hanya itu, ke depan nantinya juga perlu dilakukan program revitalisasi untuk membangkitkan produksi padi di Papua, juga komoditas sawit dan tebu sebagai penghasil gula. Karena program tersebut saat ini tidak dirasakan di Papua dan belum berhasil mengangkat ekonomi kesejahteraan rakyat sehingga Papua masih tertinggal dengan daerah lain.

"Program perekonomian kerakyatan itu harus dikembangkan. Artinya rakyat Papua harus diperhatikan. Inilah yang selama ini tidak dirasakan di Papua, yang belum berhasil mengangkat ekonomi kesejahteraan rakyat, sehingga apa yang dirasakan masih sangat tertinggal dari daerah lain." jelas HMP.

 

         

Komentar

blog comments powered by Disqus