Berita

Kunjungi Sentani, Papua HMP Dikukuhkan Menjadi Anak Adat Sentani oleh Masyarakat Setempat

Kunjungi Sentani, Papua HMP Dikukuhkan Menjadi Anak Adat Sentani oleh Masyarakat Setempat

  • 6 months ago
  • Kesejahteraan Rakyat

Hutomo Mandala Putra atau akrab disapa Tommy Soeharto yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Berkarya mengunjungi Papua, Selasa 11 Desember 2018. Saat kunjungannya kali ini, HMP mendapatkan kehormatan dari masyarakat Papua. Di hari yang sama, HMP dikukuhkan sebagai anak adat Sentani  yang meliputi Simporo, Babrongko dan Yoboi oleh Abhu Afaa setempat.

Acara pengukuhan tersebut berlangsung di Kampung Kehiran I, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura yang disaksikan oleh utusan masyarakat adat, perwakilan masyarakat adat dari berbagai suku di wilayah Sentani dan sejumlah tamu undangan lainnnya. Tak hanya masyarakat adat, pengukuhan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pengurus Partai Berkarya Provinsi Papua maupun Kabupaten Jayapura. Di antaranya, Pungki Sukmawati yang menjabat sebagai Sekretaris Bappilu Papua.

Menurut Demas Tokoro, pengukuhan HMP sebagai anak adat Sentani ini merupakan bagian dari keluarga. Demas menambahkan, diangkatnya seseorang menjadi keluarga itu di dalam adat Sentani yakni siapa saja yang datang meminta untuk masuk (menjadi) keluarga itu dianggap sah. Terlebih pengukuhan ini dilakukan dengan cara pengalungan (tas) Noken oleh Abhu Afaa.

"Maka dia (Tommy Soeharto) menjadi bagian dari keluarga Simporo, Babrongko dan Yoboi kalau terjadi atau dilaksanakan di tempat ini. Berbeda saat terjadi di tempat umum, seperti di bandara atau terjadi di luar dari sebuah kampung dan itu beda," ungkap Demas Tokoro seusai prosesi pengukuhan anak adat Sentani kepada HMP.

Sementara itu, Demas menjelaskan apabila seseorang sudah menjadi bagian dari masyarakat adat di tiga kampung, itu berarti sudah merupakan satu hal yang positif dan sah. Usai pengukuhan HMP menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ondoafi maupun Abhu Affa dari suku-suku yang ada.

"Saya ucapkan banyak terima kasih kepada bapak Ondoafi, yang kebetulan juga sebagai anggota MRP. Semoga niat untuk mengangkat saya menjadi anak adat Sentani ini akan memberikan nilai tambah kepada masyarakat Papua, khususnya yang ada di Distrik Sentani," ujar HMP.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan proses pelantikan Perempuan Berkarya Provinsi Papua di Hotel Grand Allison, lalu ditutup dengan penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Perempuan Berkarya dengan DR. Syafi'i Latuconsina guna pendampingan petani untuk menanam kacang.

         

Komentar

blog comments powered by Disqus