Berita

Niat Kuat Rahmatsyah, Caleg DPR Kabupaten Aceh Utara

Niat Kuat Rahmatsyah, Caleg DPR Kabupaten Aceh Utara

  • 6 months ago
  • Isu Daerah

Semangat berkarya dan membangun, memajukan peran serta dalam pembangunan penyandang disabilitas tercermin dalam diri Rahmatsyah. Calon legislatif DPR Kabupaten Aceh Utara yang maju melalui Partai Politik Nasional Partai Berkarya, menjadi sebuah motivasi dan inspirasi bagi kita semua.

Memiliki keterbatasan fisik tak menghalangi niat kuatnya untuk membawa perubahan melalui jalur kebijakan. “Saya ingin membangkitkan derajat peyandang Disabilitas atau cacat di Aceh Utara khususnya di Dapil III. Dan ingin memotivasikan kepada seluruh penyandang cacat lainnya kalau kekurangan fisik bukanlah penghadang kesuksesan,” ungkap pria kelahiran 1984 seperti dilansir oleh AJNN.

Kedepan, Rahmatsyah telah memiliki program yang akan diperjuangkannya nanti apabila terpilih dan duduk sebagai Wakil Rakyat. Diantaranya, membina penyandang cacat lain dengan cara membuat pelatihan mencari bakat, mengembangkan UKM, dan juga merenovasi balai-balai pengajian.

“Penyandang cacat ini punya hak hidup, pada dasarnya pemerintah harus mengutamakan penyandang cacat karena jelas tertulis dalam UUD nomor 8 tahun 2016, para penyandang stabilitas harus dibina, dibimbing dan dijaga,” ujarnya.

Rahmatsyah berharap, kepada seluruh penyandang Disabilitas supaya tetap Berkarya semampu mungkin karena cacat fisik bukanlah penghalang untuk mampu berkarya dan sukses di masa mendatang.

Siti Hediyati Hariyadi pun pada pemberitaan dan aktifitas sebelumnya pernah menyampaikan tidak boleh ada diskriminasi terhadap golongan tertentu seperti kaum difabel.

“Kita punya hak yang sama sebagai warga negara. Jadi, tidak boleh ada diskriminasi. Insyaallah akan saya perjuangkan keinginan dan harapan teman-teman kaum difabel, yang masih sering dilupakan pemerintah. Apalagi Pak Harto punya sejumlah yayasan yang rutin memberikan santunan dan menggelar pelatihan usaha gratis untuk kaum difabel. Nanti teman-teman bisa dilatih di situ agar bisa mandiri. Bisa soal perbengkelan, servis HP, sablon, dan sebagainya. Jangan sampai keterbatasan fisik menghalangi kita untuk berkarya,” katanya.

         

Komentar

blog comments powered by Disqus