Berita

Niat Tulus Ingin Abadikan Diri Untuk Masyarakat Desa, Caleg DPRD Partai Berkarya Ini Berhasil Menjadi Wakil Rakyat

Niat Tulus Ingin Abadikan Diri Untuk Masyarakat Desa, Caleg DPRD Partai Berkarya Ini Berhasil Menjadi Wakil Rakyat

  • 5 months ago
  • Opini dan Motivasi

Meskipun tergolong partai yang masih baru terjun ke dunia perpolitikan, namun hal itu tak membuat Partai Berkarya tidak mendapatkan prestasi gemilang. Buktinya satu lagi prestasi yang dicapai oleh Caleg DPRD Partai Berkarya, Lalu Zulfikar Ali yang berhasil duduk di kursi dewan. Dengan niat tulus ingin mengabdikan dirinya untuk masyarakat desanya membawa ia mendulang ribuan suara.

Caleg DPRD Partai Berkarya ini merupakan pria asal Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Lombok Barat ini sebelumnya tidak pernah menyangka jika dirinya akan mendapat amanah dari masyarakat untuk menjadi wakil rakyat. Dirinya mengaku memperoleh suara sekitar 1.700 suara dari suata partai sekitar 5.458. “Alhamdulillah dapat perolehan suara sekitar 1.700. Tapi suara partai sekitar 5.458,” ungkap Lalu Zulfikar Ali.

Lebih lanjut, salah satu alasannya untuk maju menjadi Caleg yakni karena banyaknya dorongan dan dukungan dari masyarakat. tak hanya itu, dirinya pun juga aktif terlibat dengan kegiatan masyarakat dan membantu masyarakat dalam berbagai persoalan.

“Banyak dorongan dan dukungan dari masyarakat agar saya maju menjadi calon anggota legislatif. Setelah saya komunikasikan dengan pihak keluarga, akhirnya saya Bismillah niatkan untuk maju,” tambahnya.

Sementara itu, yang menjadi alasan utamannya untuk terjun ke dunia politik yakni tidak ingin melihat desanya terbelakang. Sebab, beliau melihat Desa Taman Ayu dan Desa Kebun Ayu yang menjadi basis suaranya awalnya justru terabaikan di sektor pembangunan. Padahal menurutnya dua desa ini awalnya merupakan suatu desa yang punya potensi besar. Seperti sektor pariwisata, pertanian, peternakan, hingga perikanan.

“Kami di dua desa ini punya potensi sektor pariwisata, pertanian, perternakan, hingga perikanan. Sayangnya selama ini potensi ini kurang dimaksimalkan,” katanya seperti dilansir dalam lombokpost.net.

Hal tersebut bisa dibuktikan dengan melihat keberadaan Pantai Induk di Desa Taman Ayu. Ini merupakan satu-satunya pantai yang ada di jantung ibu kota Kecamatan Gerung. Namun justru kondisinya sangat miris. Kondisi pantai ini terabaikan dengan dibiarkannya penambangan illegal dan abrasi yang bekepanjangan.

“Coba berkunjung ke daerah lain di mana saja. Bagaimana kondisi pantai di ibu kotanya. Tidak mungkin seperti pantai kita di Gerung ini,” sesalnya.

Oleh karenanya, itu yang membuatnya merasa terdorong untuk berbuat. Lalu Zulfikar mengaku akan berusaha menjemput program dari Kementerian pariwisata. Bagaimana memaksimalkan potensi pariwisata  pertanian, peternakan maupun program lainnya. Tak hanya itu, ia juga ingin melalui dana pokir bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tentunya melalui program yang tepat sasaran.

 

         

Komentar

blog comments powered by Disqus