Berita

Partai Berkarya Menilai HM. Soeharto Seperti Layaknya Presiden RI Pertama Ir. Soekarno

Partai Berkarya Menilai HM. Soeharto Seperti Layaknya Presiden RI Pertama Ir. Soekarno

  • 2 months ago
  • Politik, Hukum, dan Keamanan

Priyo Budi Santoso atau akrab disapa Priyo yang merupakan sekretaris jenderal Partai Berkarya menegaskan bahwa dirinya akan berada di garis paling depan untuk melawan serangan fitnah yang ditujukan kepada mantan presiden RI ke-2 HM. Soeharto.
"Ada sebagian orang sering mencerca dan menghina Pak Harto, kami tak akan peduli, tapi jangan coba-coba memfitnah dan menghancurkan, saya akan di garis terdepan melawan fitnah itu meski keluarga Cendana diam," tegas Priyo dalam sebuah kesempatan.

Priyo mengungkapkan hal tersebut ketika ditanya mengenai citra HM. Soeharto dan era pemerintahan orde baru yang selama ini dinilai oleh sebagian masyarakat identik dengan kekuasaan yang otoriter serta diwarnai praktek KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme). Ia pun juga beranggapan sebagian orang masih belum move on dan masih sibuk mencari-cari kesalahan HM. Soeharto.
"Ada sebagian orang belum mau move on dan masih nyari kesalahan Pak Harto, tapi di mata Partai Berkarya, Pak Harto, seperti halnya Bung Karno (Presiden Sukarno), adalah putra terbaik yang pernah dilahirkan bangsa ini dan banyak jasanya," kata Priyo.
Sementara itu, Priyo menambahkan sebenarnya keluarga HM. Soeharto selama ini memilih tak menanggapi terkait masih adanya serangan kepada penguasa Orde Baru. Namun, seiring dengan perkembangan zaman ditambah dengan banyaknya komunitas pecinta Soeharto di tanah air menyebabkan mulai bermunculan perlawanan dari para pecinta HM. Soeharto. Mereka memberikan perlawan terhadap serangan-serangan yang menimpa mantan presiden RI ke-2 HM. Soeharto tersebut.
"Ada 11 komunitas pencinta Pak Harto mengadukan kepada kami kalau mereka tak terima Pak Harto dihina, tapi kami meminta santai saja sepanjang tidak memfitnah," ujar Priyo.
Namun dibalik itu semua, Priyo menambahkan bagaimanapun cercaan yang menimpa Soeharto dan para anaknya kini, tapi itu semua tak sebanding dengan hasil survei yang menyebutkan  bahwa Soeharto merupakan presiden paling besar jasanya dan presiden yang paling sukses memimpin Indonesia selama 32 tahun.
Sementara itu, putra mantan presiden HM. Soeharto, Hutomo Mandala Putra atau akrab disapa Tommy Soeharto yang menjabat sebagai Ketua Umum Partai Berkarya, menanggapi santai tudingan icitra miring era Soeharto itu. "Sekarang lihat saja, yang terbanyak korupsi dari kader partai apa?" tutur Tommy.
Selain itu, HMP pun menyinggung maraknya operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi belakangan ini. HMP menambahkan jika setelah 20 tahun reformasi tapi korupsi semakin menjadi.  "Dua puluh tahun reformasi tapi korupsi semakin menjadi, Partai Berkarya hadir untuk menjawab persoalan itu," ungkap HMP.
Sementara Siti Hediati Hariyadi atau akrab disapa Titiek Soeharto pun menambahkan bahwa menurutnya bukan keluarga yang seharusnya menjawab perspektif yang salah mengenai Soeharto dan Orde Baru. Dalam hal ini, Titiek pun sepenuhnya menyerahkan kepada rakyat. "Biar rakyat yang menilai," tambah Titiek.

     

Komentar

blog comments powered by Disqus