Berita

Priyo: Ideologi Partai Berkarya Yakni HM. Soeharto

Priyo: Ideologi Partai Berkarya Yakni HM. Soeharto

  • 12 days ago
  • Pernyataan Politik

Priyo Budi Santoso atau akrab disapa Priyo yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Berkarya dalam sebuah kesempatan secara tegas mengungkapkan bahwa ideologi partai besutan Hutomo Mandala Putra atau akrab disapa Tommy Soeharto ini  adalah Pak Harto alias mantan Presiden RI ke-2 HM. Soeharto.

Seperti diketahui, hal tersebut diungkapkan oleh Priyo Budi Santoso dalam diskusi antar ketua umum dan sekjen semua partai peserta Pemilu 2019 yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk memperingati Hari Antikorupsi Sedunia di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
 

Sementara itu, Sekjen Partai Berkarya ini mengungkapkan hal tersebut untuk menjawab pertanyaan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, yang mempertanyakan ideologi Partai Berkarya.
 

“Cak Imin tadi bertanya mengenai ideologi Partai Berkarya, kami dengan tegas mengatakan ideologi partai kami adalah Pak Harto,” jelas Priyo.
 

Kemudian, Priyo Budi Santoso juga memaparkan bahwa kerinduan era Orde Baru saat pemerintahan HM. Soeharto begitu terasa di masyarakat. Dengan hadirnya putra mantan Presiden HM. Soeharto, HMP sebagai Ketua Umum Partai Berkarya, Priyo berpendapat itu dapat memberi efek elektabilitas bagi partai. Hal tersebut telah dibuktikan berdasarkan penelitian yang telah ia lakukan ke masyarakat luas, mengenai pandangan terhadap tokoh yang berpengaruh besar dan dicintai rakyat.
 

“Menurut penelitian yang kami lakukan, mengatakan masyarakat memiliki pandangan bahwa tokoh yang berpengaruh besar dan dicintai rakyat yaitu pertama Pak Harto, Pak Karno, dan kemudian presiden-presiden selanjutnya,” papar Priyo Budi Santoso.
 

Priyo menambahkan, dari hasil penelitian tersebut jelaslah sudah bahwa masyarakat rindu akan era pemerintahan HM. Soeharto. “Jelas ada kerinduan masyarakat akan era pemerintahan Pak Harto,” tambah Priyo.

     

Komentar

blog comments powered by Disqus