Berita

Tahun Politik, Partai Berkarya Memanaskan Mesin Partai

Tahun Politik, Partai Berkarya Memanaskan Mesin Partai

  • 2 months ago
  • Isu Nasional

Satu demi satu struktur organisasi Partai Berkarya telah bergerak  di hari pembuka tahun 2019. Pergerakan harus dimulai dengan segera, karena tahun 2019 ini merupakan tahun politik yang penuh dengan dinamika dan “perseteruan”.

Dari Riau, Fajar Simanjuntak  selalu Ketua DPW tengah bersiap diri dan memantapkan persiapan organisasi dan strategi tersendiri dalam meraih suara masyarakat Riau dalam Pemilu serentak nanti.

"Berkarya ini kan Partai nasional, tentu kita bersaing dengan partai nasional juga. Kalau melawan partai basis agama tentu kita tidak mudah dalam merebut basis mereka," ujar Fajar, yang diberitakan oleh Bengkalis Online pada Selasa (1/1/2019).

Dan sebelumnya, Partai Berkarya Jawa Barat pun telah melakukan konsolidasi untuk merapatkan barisan menghadapi tahun politik di 2019 ini. Pertemuan dilaksanakan di Bandung dengan hadirnya Letjend. TNI. (Purn) Yayat Sudrajat, SE sebagai ketua Kodapil II, Eka Santosa selaku Ketua DPW Jawa Barat, Ketua DPP Partai Berkarya Hj. Sarimaya, Wasekjend Rita Irawati Priatna dan juga Caleg Jabar III Hj. Neneng beserta pengurus DPW Jawa Barat lainnya.

Pada saat Rapat Pimpinan Nasional dimana Hutomo Mandala Putra didaulat sebagai nahkoda Partai Berkarya, putra dari Presiden RI ke-2 tersebut menyampaikan bahwa partainya akan mampu untuk menjadi partai tiga besar di Senayan.

Kehadiran Partai Berkarya yang lolos  di 458 Kabupaten/Kota dari jumlah total 514 Kabupaten/Kota, setidaknya Partai Berkarya harus mampu untuk mendapatkan total suara mencapai 18 juta. Untuk itu, HMP sendiri mengingatkan kepada seluruh kader untuk bekerja keras agar mampu mencapai target tersebut.

Salah satunya yakni terciptanya organisasi yang siap tempur dan handal. "Ini menjadi tugas dan tantangan berat, yaitu utamanya kami harus menguasai dan memenuhi target, baik itu legislatif tingkat Kabupaten/kota, Provinsi maupun di tingkat pusat," tandasnya.

         

Komentar

blog comments powered by Disqus