Berita

Usai Pemilu 2019, Partai Berkarya NTT Lakukan Pembenahan Organisasi

Usai Pemilu 2019, Partai Berkarya NTT Lakukan Pembenahan Organisasi

  • 2 months ago
  • Isu Daerah


Proses perhitungan suara KPU yang belum usai membuat partai-partai politik masih menanti hasil akhir perhitungan suara Pemilu 2019. Sembari menunggu hasil, DPW Partai Berkarya NTT terus melakukan pembenahan organisasi secara internal. Selain melakukan pembenahan organisasi, Partai Berkarya juga melakukan konsolidasi. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPW Partai Berkarya NTT, Anthonius Kaunang beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Kaunang juga berpendapat menyangkut ambang batas atau parliamentary thereshold Partai Berkarya yang sudah viral akhir-akhir ini tentu akan menjadi motivasi partai untuk berbenah. Dirinya menyebutkan akan melakukan evaluasi kembali serta konsolidasi ke daerah untuk menerima dan memberi masukan.

"Jelas, kita akan terus benahi organisasi dengan melakukan evaluasi kembali serta konsolidasi ke daerah untuk menerima masukan dan memberi masukan," ungkap Kaunang seperti dilansir dalam pos-kupang.com.

Kaunang juga menyebutkan bahwa Partai Berkarya merupakan salah satu partai yang masih perlu banyak belajar dari partai peserta pemilu lainnya. Terlebih dirinya juga fokus mengurus tata kelola organisasi Partai Berkarya.

"Sebab itu saya ingin fokus untuk mengurus tata kelola organisasi Partai Berkarya agar seluruh proses di lapangan berjalan lancar," tambah Kaunang.

Ketika ditanya mengenai hasil Pemilu 17 April 2019, Kaunang mengatakan untuk caleg DPRD kabupaten mendapatkan 10 kursi yang tersebar di 10 kabupaten.

"Caleg DPRD Kabupaten/kota ada 10 kursi yang kita raih. Kalau soal DPRD Provinsi kita tunggu hasil keluarnya berita acara pleno, sedangkan caleg DPR RI, baik Dapil NTT I dan NTT ll tidak dapat kursi," jelas Kaunang.

 

         

Komentar

blog comments powered by Disqus